Kota Semarang
Mengenal lebih dekat institusi kesehatan kebanggaan masyarakat Kota Semarang.
RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kota Semarang yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Rumah sakit ini termasuk rumah sakit tipe B yang menyediakan layanan kesehatan tingkat lanjut seperti rawat jalan, rawat inap, layanan gawat darurat, hingga pelayanan spesialis dan subspesialis.
Rumah sakit ini juga berperan secara komprehensif sebagai pusat pelayanan kesehatan rujukan, tempat pendidikan tenaga kesehatan, dan lokasi penelitian bidang medis.
βMenjadi rumah sakit kepercayaan publik dalam bidang pelayanan, pendidikan dan penelitian.β
Visi ini menunjukkan bahwa rumah sakit tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pengembangan ilmu kesehatan melalui pendidikan dan penelitian.
βRawuh Lungkrah Kondur Bungahβ
Makna motto tersebut dalam bahasa Jawa adalah: Datang dalam keadaan sakit, pulang dengan keadaan bahagia atau sembuh.
Motto ini menggambarkan komitmen rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik sehingga pasien mendapatkan kesembuhan dan kepuasan pelayanan.
Rumah Sakit Daerah Kanjeng Raden Mas Temanggung Wongsonegoro adalah lembaga teknis daerah kota Semarang dalam penyelenggaraan tugas publik, yaitu pelayanan kesehatan. Rumah sakit ini didirikan pada tahun 1990 dengan nama RSUD Kota Semarang oleh dr. H. Imam Soebekti, MPH, dan diresmikan oleh Walikota Semarang pada saat itu, Bapak Iman Soeparto Tjakrayuda, S.H. dengan SK Walikota Kepala Daerah Tingkat II Semarang No. 445.
Pada awal berdirinya, rumah sakit ini berdiri di lahan sebesar 0.85 ha. Pelayanan dan fasilitas pada waktu itu masih terbatas, terdiri dari pelayanan poliklinik rawat jalan, unit gawat darurat (UGD), laboratorium, dan dapur rumah sakit yang dilayani oleh 28 pegawai.
Seiring berkembangnya pelayanan kesehatan dan kepercayaan masyarakat, rumah sakit ini terus mengalami peningkatan status dan perubahan penting:
Sejak berdirinya sampai dengan saat ini, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang telah mengalami beberapa pergantian kepemimpinan dalam mengawal mutu pelayanan, sebagai berikut:
Dalam perkembangannya, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro telah melesat menjadi rumah sakit kepercayaan publik dan meraih berbagai pencapaian penting, antara lain:
RSD K.R.M.T Wongsonegoro saat ini berdiri kokoh di atas lahan seluas 7,88 Ha (78.800m2). Rumah sakit ini didukung oleh tenaga profesional sebanyak lebih dari 1.500 tenaga kesehatan dan staf (terdiri dari 584 ASN, 903 pegawai BLUD, serta 34 dokter mitra).
Kapasitas perawatan juga telah ditingkatkan hingga mencapai sekitar 526 tempat tidur, yang dirinci menjadi 466 tempat tidur rawat inap dan 60 tempat tidur intensif. Adapun layanan yang tersedia secara umum mencakup: pelayanan medik dan penunjang medik, pelayanan keperawatan dan kebidanan, serta pelayanan nonmedik.
RSD K.R.M.T Wongsonegoro memiliki nilai budaya kerja yang dijunjung tinggi oleh seluruh elemen pegawai, yaitu:
Selain itu, dalam memberikan pelayanan prima, rumah sakit selalu menerapkan budaya komunikasi dan pelayanan 7S:
RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Kota Semarang merupakan rumah sakit daerah yang berkembang pesat sejak berdiri tahun 1990. Dengan status rumah sakit tipe B, berbagai prestasi nasional, serta peran ganda sebagai rumah sakit rujukan dan rumah sakit pendidikan, RSD K.R.M.T. Wongsonegoro sukses membuktikan diri menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang modern, andal, dan sangat penting bagi masyarakat di Kota Semarang maupun Jawa Tengah.